Opini  

Board Of Peace, Antara Tantangan dan Keberadaan PBB

Opini
Agus Widjajanto: Pengamat Masalah Politik Sosial (foto: BethaNews)
  • Kesulitan dalam mencapai kesepakatan: Menciptakan organisasi baru memerlukan kesepakatan dari semua negara, yang sangat sulit dicapai.
  • Biaya dan sumber daya: Menciptakan organisasi baru memerlukan biaya dan sumber daya yang signifikan.

Reformasi PBB masih merupakan pilihan yang lebih realistis, karena PBB telah memiliki infrastruktur dan keanggotaan yang luas. Namun, mencari format baru organisasi juga dapat menjadi alternatif yang menarik jika reformasi PBB tidak dapat mencapai hasil yang diinginkan.

Belum terlambat untuk mempersiapkan berbagai skenario terburuk yang ada jangan sampai kita dikorbankan oleh negara Adi Daya, dalam skenario tersembunyi, yang pada akhirnya sesal tak berguna kemudian, sedangkan rakyat terbelah suara nya, dan perlu mendengarkan suara dari legislatif dan Organisasi keagamaan yang punya jalur khusus ke pihak palestina sebagai pihak yang akan dijadikan Obyek.

Terpenting Indonesia tetap memposisikan netral sebagai negara non blok , politik luar negeri bebas aktif dan menciptakan perdamaian dunia dan kemerdekaan semua bangsa sesuai Pembukaan UUD 1945****

*Penulis adalah Pemerhati Masalah Politik Sosial

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *