DENPASAR, BethaNews –Setelah Mantan Gubernur Bali, Made Mangku Pastika membawa gerbongnya mendukung dan berkomitmen menangkan Calon Gubernur (Cagub) Made Muliawan Arya dan Putu Agus Suradnyana dukungan kembali datang dari Jaringan Aktifis Nasional 1998 (Jarnas) Provinsi Bali.
Deklarasi dukungan Jarnas Bali ini berlangsung, Selasa, 22 Oktober 2024, dihadiri berbagai pihak yang berkomitmen untuk mendukung pasangan Made Muliawan Arya dan Putu Agus Suradnyana, Mulia – PAS, dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali 2024 dalam mewujudkan visi dan misinya bagi masyarakat Bali.
Jarnas juga memasang target untuk mengulang sukses menggoalkan Prabowo-Gibran di Kandang Banteng, Bali dengan dengan mengusung dukungan untuk pasangan Mulia-PAS dalam Pilgub Bali 2024.
Pada kesempatan tersebut, Jarnas Bali menyerahkan piagam deklarasi dukungan kepada Ketua Tim Pemenangan Mulia-PAS, I Kadek Budi Prasetya alias Mr. Rambo, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Bali.
Dalam sambutannya, Kholik Mawardi, Sekretaris Jarnas Bali menjelaskan bahwa keputusan untuk mendukung pasangan Mulia-PAS didasari oleh penilaian positif terhadap sosok Made Muliawan Arya yang akrab disapa, De Gadjah. Menurutnya, De Gadjah dinilai jujur, terbuka, dan mudah menerima masukan dari masyarakat.
“Kami melihat sosok Cagub Made Muliawan Arya yang jujur dan mudah diberi masukan. Kami berharap dapat memberikan masukan untuk kemajuan Bali kepada pasangan Mulia-PAS ini,” paparnya.
Salah satu harapan besar Jarnas Bali adalah agar pasangan Mulia-PAS mampu mengatasi sejumlah persoalan yang dihadapi masyarakat Bali, terutama masalah tingginya angka bunuh diri yang mencemaskan. “Kami berharap, dengan kepemimpinan pasangan Mulia-PAS, Bali bisa menjadi tempat yang lebih bahagia dan mengurangi angka bunuh diri,” imbuhnya.
Selain itu, Jarnas Bali juga menyoroti pentingnya pemerataan pembangunan di Bali. Selama ini, pembangunan pariwisata cenderung terpusat di Bali Selatan, sementara wilayah lainnya kurang mendapatkan perhatian. “Pengembangan sektor lain seperti pertanian juga harus diperhatikan, mengingat potensi pertanian di Bali sangat baik,” tambahnya.







