Hukum  

Merepost Berita Bohong, AWK Minta Maaf ke Wartawan Kompas dan PENA NTT Bali

DPD RI Bali
Anggota DPD RI Dapil Bali,Arya Wedakarna menyampaikan permintaan maaf didampingi pengurus PENA NTT Bali (Foto: BethaNews)

DENPASAR, BethaNews – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna (AWK) akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka perihal postinganya di media sosial terkait berita palsu yang merugikan wartawan Kompas.com, VSG.

Permohonan maaf itu AWK sampaikan secara terbuka usai bertemu Perhimpunan Jurnalis (PENA) NTT Bali, di Kantor DPD Bali, Senin (30/3/2026).

AWK mengakui adanya kekeliruan dari admin dalam unggahan yang direpost dari akun media sosial KuatBacaCom. Meski demikian, ia menegaskan bahwa tidak ada niat jahat maupun maksud lain dalam unggahan tersebut.

“Untuk itu saya atas nama tim admin DPD mohon maaf jika ada hal-hal yang kurang-kurang yang membuat situasi tidak nyaman” ungkap AWK dihadapan PENA NTT dan keluarga korban.

AWK juga menyampaikan kedatangan PENA NTT ini merupakan bentuk spontan atas berita yang direpost dari media luar Bali yakni kuatbaca.com atas pemberitaan pemerkosaan WNA asal Australia.

Ia menyebut pihaknya telah takedown postingan tersebut pada Sabtu (28/3) ketika ada komplain dari pihak tertentu.

“Pada saat itu juga saya memanggil admin dan langsung memerintahkan untuk take down. Saya meminta maaf atas nama staf,” ungkapnya.

Ia menambahkan postingan pada akun Arya Wedakarna dilakukan sebagai bentuk dukungan kepada Polda Bali dalam mengungkap kasus kejahatan di Bali.

Selain itu, ia juga mendukung upaya PENA NTT untuk melaporkan kuatbaca.com kepada Dewan Pers atas pemberitaan yang manipulatif dan merugikan pihak tertentu.

“Pada prinsipnya ini menjadi pembelajaran dan saya malah mendukung dari pihak PENA NTT untuk melaporkan dari kuatbaca.com itu ke dewan pers,”tutupnya.

Ketua Penasehat PENA NTT Emanuel Dewata Odja atau disapa Edo menyampaikan kedatangan ini bentuk respon terhadap menyusul unggahan akun Instagram  Arya Wedakarna me-repost berita dari akun instagram @kuatbacacom terkait kasus dugaan pemerkosaan WNA di Bali.

Menurutnya, dalam unggahan tersebut turut ditampilkan foto seorang jurnalis Kompas.com berinisial YS alias VSG yang merupakan anggota PENA NTT Bali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *