DENPASAR, BethaNews – Bali kedatangan ribuan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dan Ikatan Pencak Silat NU Pagar Nusa. Kedatangan ribuan anggota Banser ini bertujuan untuk menggelar Apel Kesetiaan kepada NKRI dan kepada NU yang akan berlangsung di Nusa Dua, Badung, Bali pada 25 Agustus 2024. Apel yang diikuti sekitar 15.000 orang ini melibatkan kader Ansor-Banser dan Pagar Nusa wilayah Bali dan Jawa Timur.
Ketua PW NU Bali, Kiai Haji Abdul Aziz ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penyeberangan ribuan anggota Banser NU ke Bali. “Kami sampaikan bahwa kedatangan ribuan anggota Banser NU ke Bali ini tidak ada hubungannya dengan politik, tidak ada hubungannya dengan PKB. Hanya kebetulan saja waktunya hampir bersamaan dengan Muktamar PKB. Apalagi adanya isu terkait Cak Imin.
Tidak ada itu. Sebab mereka datang ke Bali untuk menggelar apel kesetiaan kepada NKRI dan kepada NU. Itu yang benar,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Kamis siang, 22 Agustus 2024. Menurutnya, anggota Banser datang dari seluruh provinsi di Indonesia. “Lebih banyak dari Jawa Timur karena jaraknya yang dekat, mudah dijangkau, transportasi juga lancar. Mohon jangan dikaitkan dengan Muktamar PKB. Bahwa banyak anggota Banser yang juga anggota Partai PKB, tidak ada masalah,” tegas kiai Abdul Aziz. .
Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor, Addin Jauharudin mengatakan, Apel Kesetiaan digelar untuk mengokohkan barisan generasi muda Nahdlatul Ulama (NU), terutama di tahun transisi pemerintahan Indonesia, sehingga prosesnya berjalan dengan aman. Apel Kesetiaan ini tak terkait sama sekali dengan Muktamar Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang kebetulan juga digelar di Bali pada waktu bersamaan.
“Apel Kesetiaan ini tidak ada sangkut pautnya dengan agenda politik praktis mana pun, termasuk PKB. Panggilan kepada dua badan otonom NU ini dirasa perlu dan perlu dilakukan karena tahun 2024 adalah tahun yang sangat penting bagi generasi muda terlibat dalam membangun pondasi kuat menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.






