Untuk itu, keterlibatan aktif perempuan dalam pengambilan keputusan politik dan kebijakan publik merupakan langkah krusial menuju perubahan yang lebih baik. Mulia-PAS diyakini akan menjadi pemimpin yang mendengarkan aspirasi rakyat, khususnya perempuan.
Pertemuan ini diharapkan dapat menjadi awal dari berbagai upaya untuk memperjuangkan hak-hak dan kesejahteraan perempuan di Bali. “Sudah saatnya bagi kita untuk berkolaborasi dalam mewujudkan Bali yang lebih baik dan lebih adil bagi semua, terutama bagi perempuan,” sambung Sri Wigunawati. Nano Gabriel







