Inilah ironisnya, dari beberapa analis para ahli memprediksi mungkin Rancangan Undang Undang Aneksasi yang sesungguhnya bukan hanya bertujuan untuk menambang bahan utama baterai mobil listrik , akan tetapi upaya panik dari negara adi daya Amerika Serikat agar bisa ambil alih tanah Greenland dari pihak manapun termasuk dari Swedia, agar supaya saat bangkai masa lalu terkuak mereka bisa pegang kendali di tempat kejadian perkara (TKP).
Pertanyaan kritis selanjutnya, bagaimana kalau Pulau Greenland di kutub utara bukan merupakan aset properti masa depan yang ternyata tidak pernah ditemukan kandungan nikel, bouksite, tanah jarang dan Uranium?
Yang sebetulnya tidak layak untuk diperebutkan oleh negara Adi Daya? Akan tetapi ternyata upaya besar untuk menutup tempat kejadian perkara atas kesalahan masa lalu yang sedang diupayakan dihilangkan?
Rancangan Undang-Undang Aneksasi Greenland yang digagas Amerika Serikat adalah sebuah proposal yang diajukan oleh anggota parlemen Partai Republik, Randy Fine, untuk memungkinkan Presiden AS bernegosiasi dengan Denmark untuk menganeksasi atau mengakuisisi Greenland sebagai wilayah AS.
RUU ini juga mengharuskan pemerintah untuk menyerahkan laporan kepada Kongres tentang perubahan hukum federal yang diperlukan untuk mempercepat penerimaan Greenland sebagai negara bagian AS.
Tujuan utama dari RUU ini adalah untuk mencegah musuh AS, seperti Rusia dan China, mengendalikan Wilayah Arktik dan mengamankan sayap utara AS. Namun, Denmark dan Greenland telah menolak usulan apa pun untuk menjual wilayah tersebut, menegaskan kembali kedaulatan Denmark atas pulau itu.
RUU ini telah memicu reaksi negatif dari beberapa negara, termasuk Denmark dan Greenland, yang melihat upaya aneksasi ini sebagai ancaman terhadap kedaulatan mereka. Beberapa anggota Kongres AS juga telah mengajukan RUU tandingan untuk mencegah upaya aneksasi ini.
Dipandang dari sudut Dari aspek pertahanan, Greenland memiliki lokasi strategis di Arktik, yang membuatnya penting bagi Amerika Serikat dan NATO untuk mempertahankan kepentingan mereka di wilayah tersebut. Berikut beberapa alasan:







