Sidang Tiga Penembak Bule Australia Dijaga Ketat, Dikawal Mobil Rantis Brimob Polda Bali

WNA Australia
Sidang penembakan WNA Australia yang menewaskan Zivan Radmanovic dan melukai Sanar Ghanim di Villa Casa Santisya, dijaga ketat oleh pasukan bersenjata dari Brimob Polda Bali (Foto: Nano Gabriel)

Terdakwa beralasan, kuncinya tertinggal di Australia. Sehingga diberikan oleh saksi. Berikutnya, Darcy mendapat kiriman Foto Passport atas nama Coskun dan Tupou dari seseorang WNA Australia. Sosok tersebut bahkan memerintahkannya memesan tiket bus secara online atas nama Coskun dan Tupou dari Gambir-Jakarta tujuan Surabaya.

Maka, Darcy memesan tiket dengan jadwal keberangkatan (9/6). Dia lanjut mendapatkan perintah dari seorang WNA Aussie untuk menyewa mobil. “Darcy dihubungi oleh seseorang WNA Australia yang memberikan perintah melalui Group bernama THREEMA,” tambahnya.

Sehingga ia menyewa Fortuner warna putih di Rental Bima Sakti selama sebulan, dengan harga sewa Rp 13,5 juta. Mobil lantas diparkir di depan Gym Obsidisn 1 Pererenan, Mengwi, Badung. Lalu, ia menggunakan kendaraan roda empat itu untuk menjemput dua terdakwa lainnya di Surabaya. Setelah itu, mereka menuju Bali dan tiba pada (10/6). Mereka lanjut ke Villa Lotus & Teak.

Di sana Darcy menyerahkan dua jaket GOJEK warna hijau, celana panjang warna hitam, dua pasang sepatu NIKE warna hitam dan Krem serta, sebuah kemeja HARLEY DAVIDSON lengan panjang warna hitam. Selanjutnya, Coskun dan Tupou menyempatkan berkeliling menggunakan ojek online.

Pada Rabu (11/6), Darcy berbelanja barang-barang yang disuruh oleh sosok WNA sebelumnya di grup THREEMA. Barang-barang tersebut seperti, dua buah Ransel warna hitam, dua buah sarung tangan warna hitam, dua buah kacamata, dua buah sebo warna hitam, enam handuk tangan, serta dua pasang headset.

Tak berselang lama, ia dihubungi oleh Coskun dan Tupou melalui Chat Group Bali. Keduanya meminta barang-barang yang sebelumnya dibeli oleh Darcy, dan diserahkan di pinggir Jalan Raya Kerobokan. Tupou dan Coskun juga dibelikan Jaket GOJEK baru oleh saksi Kadek Putra karena jaket yang diberikan Darcy kekecilan.

Coskun dan Tupou lantas menggunakan sepeda motor Lexi untuk menemui Darcy di pinggir jalan tidak jauh dari Villa LOTUS. Ketiganya pergi secara beriringan mengendarai sepeda motor menuju ke lokasi semak kosong di daerah Buwit-Tabanan. “Sebelumnya, lokasi semak kosong di Tabanan sudah disurvei lebih dulu oleh Darcy,” ungkap JPU.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *