Opini  

Penerima Beasiswa Study Keluar Negeri dan  Nasionalisme yang Luntur

Opini
Agus Widjajanto: Pemerhati Masalah Sosial, Budaya dan HAM (FOTO:BethaNews)

Namun, perlu diingat bahwa keberhasilan China juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lain seperti kebijakan ekonomi yang tepat, investasi infrastruktur, dan dukungan pemerintah.

Oleh karena itu, kita perlu mempelajari dan mengadaptasi strategi yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan Indonesia.

Jaman Pemerintahan Orde Lama, Presiden Soekarno juga mengirim ratusan mahasiswa ke Eropa Timur Rusia, untuk belajar. Demikian juga saat Orde Baru, dimana telah menghasilkan tokoh tokoh ekonomi yang dikenal dengan lulusan barclay university, adalah sebagai upaya untuk bagaimana alumni yang telah selesai belajar di luar negeri bisa membangun bangsa ini, untuk pengabdiannya.

Contoh mahasiswa penerima beasiswa LPDP yang jelek-jelekin bangsa sendiri memang menunjukkan bahwa membangun karakter bangsa yang dimulai dari didikan orang tua telah gagal dalam beberapa kasus.

Didik anak tidak hanya tentang memberikan pendidikan formal, tetapi juga tentang menanamkan nilai-nilai moral, etika, dan cinta tanah air.

Dalam kasus ini, orang tua yang seharusnya menjadi contoh bagi anaknya, malah menunjukkan perilaku yang tidak pantas dan tidak patriotis.

Ini menunjukkan bahwa pendidikan karakter tidak hanya tentang apa yang diajarkan di sekolah, tetapi juga tentang apa yang dipraktikkan di rumah.

Pendidikan karakter harus dimulai dari keluarga, karena keluarga adalah tempat pertama anak belajar tentang nilai-nilai dan norma-norma. Orang tua harus menjadi contoh yang baik bagi anaknya, dengan menunjukkan perilaku yang positif dan patriotis.

Namun, kita juga harus mengakui bahwa pendidikan karakter tidak hanya tanggung jawab orang tua, tetapi juga tanggung jawab masyarakat dan pemerintah.

Sekolah dan lembaga pendidikan lainnya juga harus memainkan peran penting dalam membentuk karakter anak.

Dalam konteks ini, LPDP sebagai lembaga yang memberikan beasiswa kepada mahasiswa Indonesia, juga harus mempertimbangkan aspek pendidikan karakter dalam proses seleksinya. Mereka harus memastikan bahwa penerima beasiswa LPDP tidak hanya memiliki kemampuan akademis yang baik, tetapi juga memiliki karakter yang baik dan cinta tanah air.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *