Aldo mengaku kemudian mendengar motor tersebut menyala dan pelaku langsung kabur. Ia pun berlari ke villa korban dan mendapati pintu hancur, kaca pecah, serta istri korban, Jazmyn, meminta tolong sambil berteriak bahwa suaminya sekarat. “Saya langsung telepon pemilik villa, bilang ada penembakan. Jazmyn bilang, ‘suami saya mau meninggal, tolong panggilkan ambulance,’” ungkap Aldo.
Aldo juga melihat Sanar Ghanim terluka di bagian kaki dan menolongnya sambil menunggu kedatangan polisi dan ambulance. Ia menampung sementara keluarga korban di villanya hingga subuh. Keterangan berikut dari saksi pun menguatkan soal keterlibatan Tupou sebagai eksekutor.
Lantaran, ketika diminta memastikan sosok yang kabur dengan motor, Aldo menyebut suaranya sesuai dengan suara terdakwa Tupou saat diminta mengucap “I can’t start my bike” di persidangan. Atas keterangan itu, kedua terdakwa yang dimintai tanggapan tidak memberikan komentar dan menyatakan tidak mengenal para saksi.
Saksi Putu Yuliana Eka Pratiwi, karyawan Toko Bangunan Sinar Harapan Pererenan, membenarkan bahwa di tokonya memang menjual palu seperti barang bukti yang ditunjukkan JPU. “Benar, waktu itu ada WNA yang beli palu seperti ini. Saya yang jadi kasir tapi teman saya yang melayani,” ujarnya.
Namun, Ia tidak ingat pasti tanggal pembelian dan ciri-ciri pembelinya, namun yakin palu tersebut dimasukkan ke dalam tas oleh WNA itu. Keterangan saksi lain, Fransiska dan Nyoman Tri Lebih, karyawan Milenia Outlet Canggu, lagi-lagi menguak pergerakan Tupou selama di Bali
Nyoman Tri menyebut ada WNA bertubuh besar bertato datang bersama seorang WNI membeli celana oranye, jaket parasut, dan hoodie hijau neon, serta mencoba pakaian ukuran jumbo. “Yang beli itu (sambil menunjuk Tupou),” ucapnya.
Fransiska yang menjadi kasir turut mengonfirmasi hal itu. “Ukuran yang dibeli paling besar, 4XL. Terdakwa waktu itu pakai celana pendek dan jaket, saya masih ingat karena badannya besar dan ada tato di tangan dan kakinya” tandasnya.
JPU lantas meminta terdakwa menunjukan tatonya di persidangan, dan saksi menyatakan sesuai dengan si pembeli di toko mereka. Terdakwa kembali memilih diam dan tidak memberikan tanggapan terhadap keterangan para saksi toko tersebut.







